09/08/2018

Logo APJHI

Lambang dan Makna Asosiasi Pengelola Jurnal Hukum Se-Indonesia

 Unsur berupa objek:

  1. Lingkaran:

Melambangkan perkumpulan, organisasi, atau asosiasi. Selain itu, lingkaran juga melambangkan semangat persatuan atau solidaritas.

  1. Nama perkumpulan:

Asosiasi Pengelola Jurnal Hukum Indonesia, yang disingkat APJHI, ditulis dan diletakkan di bagian atas. Hal ini melambangkan semangat yang kuat dari para anggota APJHI untuk menjunjung tinggi visi dan misi dari dibentuknya APJHI.

  1. Pena dan jurnal:

Melambangkan aktivitas pengelolaan jurnal, yang meliputi rangkaian dari kegiatan meneliti, menulis, menyunting, dan menerbitkan atau mempublikasikan jurnal.

  1. Tiga mata rantai:

Melambangkan Tri Dharma Perguruan Tinggi, dan sekaligus kesadaran bahwa aktivitas pengelolaan jurnal merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari kegiatan Tri Dharma Perguruan Tinggi tersebut.

  1. Lidah api:

Melambangkan pencerahan dalam berpikir. Selain itu, juga melambangkan fungsi dari ilmu pengetahuan, yang salah satu media publikasinya berupa jurnal, untuk dapat menjadi cahaya penuntun yang akan membebaskan manusia dari kegelapan atau ketidaktahuan.

Unsur berupa warna:

  1. Kuning:

Melambangkan pencerahan dan kematangan dalam berpikir. Selain itu, sebagaimana emas yang juga sering dihubungkan dengan warna kuning, warna kuning juga merupakan lambang dari investasi untuk masa depan. Dalam hal ini, warna kuning dapat pula dimaknai sebagai bentuk upaya menjadikan ilmu pengetahuan yang dipublikasikan melalui jurnal sebagai investasi bagi pengembangan atau kemajuan peradaban manusia di masa depan.

  1. Merah:

Melambangkan ketegasan atau keberanian, sekaligus melambangkan bidang hukum yang menjadi inti dari bidang yang akan dikembangkan oleh jurnal-jurnal yang pengelolanya tergabung dalam APJHI.

  1. Merah dan putih:

Melambangkan sifat dan semangat ke-Indonesia-an.